1

Apa Arti Angka 0–100?

Anggap saja seperti nilai ujian: makin tinggi makin baik. Tapi yang dinilai di sini bukan rasa atau gizi secara umum — melainkan seberapa ramah makanan itu untuk pencernaan yang mudah terganggu.

Angka 100 mendekati "seaman air putih" untuk perut sensitif. Angka 0 adalah makanan yang hampir pasti memicu keluhan pada porsi normal. Sebagian besar makanan ada di antara keduanya — itulah kenapa DIETMU memakai skala penuh, bukan sekadar "aman / tidak aman".

100 Seaman air putih
75–90 Aman untuk konsumsi rutin
50–64 Konsumsi sesekali, perhatikan porsi
30–49 Berisiko pada porsi normal
<30 Hampir pasti memicu keluhan
2

Lima Kategori Warna

Setiap skor masuk ke salah satu dari lima kategori, masing-masing dengan warna yang konsisten di seluruh situs — di kartu makanan, di angka skor besar, dan di halaman ini.

75–100 AMAN

Makanan yang cenderung tidak memicu keluhan pada porsi normal. Cocok untuk konsumsi rutin, termasuk saat keluhan sedang aktif. Contoh: pepaya matang, kunyit segar, jahe.

65–74 RELATIF AMAN

Umumnya nyaman pada porsi normal, dengan satu atau dua catatan kecil (misalnya batasi cara olah tertentu). Cocok untuk konsumsi hampir-rutin.

50–64 HATI-HATI

Masuk akal dinikmati sesekali, dengan porsi lebih kecil dari biasanya. Hindari saat keluhan sedang aktif. Perhatikan kombinasi dengan makanan lain di waktu makan yang sama.

30–49 BERISIKO

Pada porsi normal, kemungkinan memicu kembung, mulas, atau ketidaknyamanan cukup tinggi. Kalau ingin tetap mencoba, ambil porsi yang jauh lebih kecil — itu pun jangan dipadukan dengan makanan tinggi risiko lain.

< 30 HINDARI

Pada porsi normal, hampir pasti memicu keluhan untuk pencernaan yang reaktif. Pilihan terbaik: hindari, atau ganti dengan alternatif dengan skor lebih tinggi.

3

Cara Baca Halaman Makanan

Setiap halaman makanan punya struktur yang sama. Begitu kamu hafal alurnya, mencari informasi yang kamu butuhkan hanya butuh beberapa detik. Berikut elemen yang akan kamu temui dari atas ke bawah:

  1. Angka skor besar — jawaban utama. Warnanya mengikuti kategori; semakin merah, semakin berisiko.
  2. Label kategori (badge berwarna) — satu kata untuk mempermudah skimming: AMAN, RELATIF AMAN, HATI-HATI, BERISIKO, atau HINDARI.
  3. Porsi normal Indonesia — angka skor ini dihitung untuk porsi ini, bukan porsi laboratorium yang kecil. Kalau kamu makan lebih banyak, risikonya naik.
  4. FODMAP dominan (kalau ada) — jenis gula utama yang paling memengaruhi pencernaan pada makanan ini. Ini adalah “biang kerok” utama jika makanan tersebut cenderung memicu kembung atau ketidaknyamanan.
  5. FODMAP sekunder (kalau ada) — jenis gula kedua yang turut berperan di samping FODMAP dominan. Kehadirannya penting: dua jenis FODMAP yang bekerja bersamaan di usus besar cenderung lebih berat bebannya dibanding satu jenis saja — meski masing-masing mungkin aman jika hadir sendiri-sendiri. Makanan dengan dua atau lebih FODMAP aktif sekaligus mendapat penalti tambahan dalam skor DIETMU.
  6. Ringkasan singkat — dua sampai tiga kalimat yang merangkum keseluruhan: kenapa skornya seperti itu.
  7. Faktor Negatif & Positif — dua bagian terpisah yang menjelaskan apa yang menurunkan dan menaikkan skor. Berguna kalau kamu ingin tahu spesifik penyebabnya.
  8. Tiga pertanyaan yang sering ditanyakan — menjawab pertanyaan paling umum tentang makanan ini, termasuk porsi yang biasanya masih bisa ditoleransi.
4

Tiga Hal yang Perlu Diingat

Skor dihitung untuk porsi normal

Skor menggambarkan keamanan pada porsi yang biasa dimakan orang Indonesia — satu gelas minuman, satu buah sedang, satu porsi lauk. Mengurangi porsi setengahnya biasanya menaikkan tingkat keamanannya. Sebaliknya, porsi dua kali lipat akan menurunkannya.

Skor disetel untuk perut yang reaktif

Sistem ini disetel untuk kamu yang mudah mengalami asam lambung, kembung, atau pencernaan tidak stabil. Setiap orang punya sensitivitas berbeda — kamu mungkin masih nyaman dengan makanan di kategori HATI-HATI saat kondisi stabil. Skor adalah titik awal, bukan vonis.

Bukan pengganti saran medis

Skor DIETMU adalah panduan berbasis data, bukan diagnosis. Untuk keluhan yang menetap, gangguan pencernaan kronis, atau kondisi tertentu, konsultasi dengan tenaga kesehatan tetap diperlukan. DIETMU hadir sebagai teman membaca makanan sehari-hari, bukan pengganti dokter.

5

Pertanyaan yang Sering Ditanyakan

Apa arti skor 68 dibanding 72?
Selisih beberapa poin di rentang yang sama biasanya tidak terasa secara praktis — keduanya tetap RELATIF AMAN. Yang lebih bermakna adalah loncatan antar kategori. Selisih antara 49 dan 50, misalnya, melewati batas BERISIKO → HATI-HATI — lebih besar dampaknya daripada selisih 5 poin di dalam satu kategori.
Apakah skor bisa berubah?
Bisa. Skor diperbarui kalau ada data riset FODMAP baru, metodologi disempurnakan, atau ditemukan informasi tambahan tentang varietas makanan yang relevan untuk konteks Indonesia. Setiap pembaruan dicatat di halaman makanan terkait.
Kenapa makanan yang sama bisa beda skornya tergantung cara olah?
Karena cara memasak benar-benar memengaruhi respons pencernaan. Bawang putih mentah dan bawang putih ditumis panjang punya dampak FODMAP yang berbeda. Pisang matang dan pisang sangat matang juga. Kalau tersedia, DIETMU membuat halaman terpisah untuk varian yang signifikan berbeda.
Bagaimana kalau makanan yang saya cari belum ada?
Kirim permintaan lewat halaman Kontak. Tim DIETMU memprioritaskan makanan yang paling sering diminta oleh pengguna. Sambil menunggu, kamu bisa cari makanan serupa di database sebagai estimasi awal.
Apakah skor ini sama untuk semua orang?
Tidak. Skor disetel untuk pencernaan sensitif sebagai baseline, tapi tubuh setiap orang berbeda. Sebagian orang mungkin nyaman dengan makanan berkategori HATI-HATI, sebagian lagi sudah merasa terganggu di RELATIF AMAN. Pakai skor sebagai titik awal, lalu sesuaikan berdasarkan respons tubuh sendiri.

Siap mencoba?

Cari makanan yang sering kamu makan sehari-hari dan lihat skornya di DIETMU.